Category Archives: Informasi Publik

  • 0

DEWAN PERWAKILAN DAERAH REPUBLIK INDONESIA (HJ. EMILIA CONTESSA) MELAKUKAN KUNJUNGAN DI KANTOR BADAN NARKOTIKA NASIONAL KOTA BATU DALAM ACARA SERAP ASPIRASI ANGGOTA DPD RI

 

       Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (disingkat DPD RI atau DPD), sebelum 2004 disebut Utusan Daerah, adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang anggotanya merupakan perwakilan dari setiap provinsi yang dipilih melalui Pemilihan Umum. Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Provinsi Jawa Timur Hj. EMILIA CONTESSA beserta rombongan melakukan kegiatan serap aspirasi di wilayah Propinsi Jawa Timur salah satunya di Badan Narkotika Nasional Kota Batu, pada kegiatan ini beliau beserta rombongan disambut dan diterima langsung oleh Kepala BNN Kota Batu bersama seluruh staff dan pegawai BNN Kota Batu.

       Hj. EMILIA CONTESSA sebagai salah satu Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Provinsi Jawa Timur dalam masa reses melaksanakan kegiatan serap aspirasi tentang Pengawasan Peredaran Miras dan Narkotika dimana hasil masukan yang bisa diserap dari bahasan materi tersebut nantinya akan dijadikan bahan rapat/ pembahasan di rapat paripurna DPD RI. Kunjungan beliau dalam acara kegiatan serap aspirasi ini diadakan di Kantor Badan Narkotika Nasional Kota Batu Jl. H. Sutan Hasan Halim Kelurahan Sisir Kecamatan Batu Kota Batu pada hari Senin tanggal 20 Maret 2017, pada saat penggalian aspirasi dilaksanakan di ruang rapat kantor BNN Kota Batu dengan fasilitas yang sederhana tetapi tidak mengurangi proses dan hasil dari acara kegiatan serap aspirasi tersebut.

       Proses kegiatan serap aspirasi oleh Ibu Hj. EMILIA CONTESSA dimulai pada pukul 14.00 s/d 15.30 WIB, selama kurun waktu 1,5 jam banyak digunakan untuk pembahasan tanggap permasalahan yang muncul dari BNN dan masukan informasi-informasi yang akan dibawa beliau pada saat sidang paripurna yang akan datang. Adapun rangkaian acara pada kegiatan ini antara lain :

  1. Pembukaan
  2. Sambutan dari Ibu Hj. EMILIA CONTESSA
  3. Pemutaran Video Shining Batu
  4. Paparan Selayang Pandang BNN Kota Batu
  5. Forum Tanggap Permasalahan
  6. Penutup dan Foto Bersama

      Pada saat memberikan sambutan, beliau selaku anggota dari Komite 3 DPD RI pertama-tama menyampaiakan ucapan terimakasih kepada BNN Kota Batu dimana telah menerima beliau beserta rombongan pada saat masa reses untuk melaksanakan kegiatan serap aspirasi tentang Pengawasan Peredaran Miras dan Narkotika. Kota Batu menjadi pilihan dikarenakan Kota Batu merupakan salah satu destinasi wisata tertinggi setelah Pulau Bali sehingga sangat rawan dan rentan terhadap penyalahgunaan miras dan Narkoba. Beliau juga menyampaikan bahwa pemberantasan Narkoba menjadi sangat berarti bagi beliau sehingga masukan informasi-informasi tentang jumlah penyalahguna, seberapa yang sudah diproses baik itu melalui rehabilitasi maupun proses hukum yang nantinya akan dilaporkan pada sidang paripurna DPD.

       Kepala BNN Kota Batu Bapak HERU CAHYO WIBOWO sebelum menyampaikan paparan selayang pandang BNN Kota Batu menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ibu Hj. EMILIA CONTESSA berserta rombongan dimana kegiatan serap aspirasi ini juga sudah disampaikan dan dilaporkan kepada Kepala BNNP Jatim. Paparan selayang pandang BNN Kota Batu berisikan antara lain situasi dan kondisi BNN Kota Batu baik dari aspek geografi, aspek demografi, dan politik, visi dan misi BNN Kota Batu, dibagian umum disampaikan tentang struktur organisasi dan daftar susunan pegawai BNN Kota Batu. Pada bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat disampaikan kegiatan RKA-KL (DIPA) baik dari kegiatan diseminasi dan advokasi, pemberdayaan alternatif Anti Narkoba di kawasan/ wilayah rawan, pemberdayaan peran serta masyarakat penggiat Anti Narkoba di lingkungan masyarakat dan pemberdayaan peran serta masyarakat penggiat Anti Narkoba di lingkungan pendidikan. Giat bidang Rehabilitasi beliau menyampaikan tentang kegiatan pada tahun 2015-2016 tentang Tim Asesmen Terpadu (TAT), asesmen residen voluntary rawat inap, rehabilitasi medis rawat jalan klinik pratama BNN Kota Batu, penjangkauan  dan hasil operasi, selain itu juga disampaikan tentang klasifikasi klien berdasarkan jenis kelamin, interval umur, pekerjaan, pendidikan sampai jenis narkoba yang digunakan.

     Evaluasi kegiatan bidang Pemberantasan yang sumber datanya dipadukan dengan data di Satuan Narkoba Polres Batu tahun 2015-2016 diantaranya data jumlah kasus Narkoba, tersangka kasus Narkoba, barang bukti, profesi pelaku penyalahguna, interval usiaa pelaku penyalahguna Narkoba, dan peta kerawanan kasus narkoba. Permasalahan dan kendala BNN Kota Batu yang disampaikan sebagai bahan rapat/ pembahasan di rapat paripurna DPD RI diantaranya :

  • Hibah tanah dari Pemerintah Kota Batu
  • Masih kurangnya personil (pada DSP seharusnya 78 personil sekarang masih 23 personil)
  • Belum adanya sarana dan prasarana ruang tahanan, alat-alat penyelidikan/ pemberantasan
  • Tempat rehabilitasi dan rumah damping di wilayah Kabupaten/ Kota belum ada
  • Peran serta masyarakat masih perlu lebih ditingkatkan
  • Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika perlu adanya revisi untuk dijadikan satu Undang-Undang yang cakupannya Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif, selain itu belum bisa digolongkan secara materiil dan formilnya oleh karena itu perlu adanya Undang-Undang tata usaha negara yang mengatur lembaga BNN.
  • Pada Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2010 masih adanya tidak sinkronisasinya pasal pada bab peralihan dan penutup.

       Beliau pada saat forum tanggap permasalahan menyampaikan, permasalahan Narkoba di Kota Batu bila dihitung dari prosentase jumlah penyalahguna dibandingkan dengan jumlah penduduk di wilayah Kota Batu masih tergolong cukup tinggi, pada saat melaksanakan reses pada periode yang sebelumnya beliau mendapatkan informasi bahwa Kota/ Kabupaten di wilayah Jawa Timur banyak yang belum memiliki tempat rehabilitasi penyalahgunaan Narkoba, sehingga beliau menghibahkan tanah di wilayah Banyuwangi untuk didirikan balai rehabilitasi. BNN Kota Batu dalam upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba telah melakukan kegiatan diantaranya :

  • Sosialisasi baik itu di instansi pendidikan, pemerintahan, swasta maupun masyarakat sampai ke tingkat RW/ RT
  • Giat P4GN non DIPA lebih tinggi dibandingkan dengan DIPA dengan prosentase non DIPA hampir mencapai 400%
  • Sosialisasi Stop Narkoba melalui videotron milik Pemerintah Kota Batu (6 titik) dan Agro Wisata Kota Batu (1 titik)
  • Sosialisasi P4GN pada acara Car Free Day yang diadakan oleh Pemerintah Kota Batu setiap hari Minggu di Block Office Pemerintah Kota Batu
  • Semakin meningkatnya rehabilitasi secara voluntary
  • Sudah adanya dukungan dari Pemerintah Kota Batu terhadap penanganan Narkoba dengan sudah adanya Perwali Kota Batu Nomor 18 Tahun 2016 tentang Gerakan Anti Narkoba Di Wilayah Kota Batu
  • Sudah adanya kurikulum terintregasi di instansi pendidikan dan sudah dilaunching
  • Sudah terbentuknya satgas anti narkoba baik itu di instansi pendidikan/ sekolah sampai di kalangan masyarakat (srikandi anti narkoba)

Permasalahan dan kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadikan masukan yang akan dilaporkan pada sidang paripurna DPD sehingga penanganan Pencegahan dan pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba akan lebih teratasi.

ekojal/tu


  • 0

Badan Narkotika Nasional Kota Batu Melaksanakan Sosialisasi Stop Narkoba pada Acara Car Free Day di Block Office Balai Among Tani Pemerintah Kota Batu

 

Car Free Day (CFD) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Batu setiap hari Minggu pagi dengan mengadakan kegiatan diantaranya senam bersama (senam lansia & senam aerobik) tidak luput dari bidikan BNN Kota Batu untuk melaksanakan kegiatan P4GN dengan sosialisasi Stop Narkoba. CFD merupakan salah satu moment yang bagus untuk dilaksanakannya Sosialisasi Stop Narkoba dikarenakan banyaknya peserta yang mengikuti acara CFD, dimana jumlah peserta CFD melebihi 300 peserta belum termasuk dengan pengunjung-pengunjung lainnya yang ada dikawasan Kantor Block Office Pemerintah Kota Batu. Personil giat P4GN pada acara CFD selain dari anggota BNN Kota Batu juga dibantu dari satgas Anti Narkoba yang telah dibentuk oleh BNN Kota Batu dimana pada minggu ini diwakili dari satgas Anti Narkoba dari SMP PGRI 1 Kota Batu.

CFD di Kota Batu pada awalnya diadakan di Alun-Alun Kota Batu tepatnya di area parkir Plaza Batu dan di Jalan Gajah Mada, sehubungan dengan semakin meningkatnya antusias dan jumlah peserta senam bersama dan telah diresmikan dan digunakannya Kantor Block Office Pemerintah Kota Batu maka lokasi CFD dipindah di area parkir Kantor Block Office Balai Among Tani Kota Batu di Jalan Panglima Sudirman Kecamatan Batu Kota Batu.

Sosialisasi Stop Narkoba pada Car Free Day hari Minggu tanggal 19 Maret 2017 yang dimulai pada pukul 06.00 s.d 08.30 WIB diantaranya dengan pemutaran film tentang bahaya anti narkoba melalui media mobil/ kendaraan fungsional dayamas, foto selfie Stop Narkoba bagi para peserta dan pengunjung CFD, pembagian pamflet Rehabilitasi dan sosialisasi P4GN langsung oleh personil/ anggota dari bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Batu. Kegiatan Sosialisasi Stop Narkoba pada acara Car Free Day ini diharapkan mampu menggerakkan seluruh koponen masyarakat, dalam melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Bahan Adiktif Lainnya di Indonesia pada umumnya dan di wilayah Kota Batu pada khususnya sesuai dengan VISI dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia.

ekojal/tu


  • 0

  • 0
IMG-20170123-WA0045

PELAKSANAAN SOSIALISASI P4GN DAN TES URIN KEPADA ANGGOTA POLTEKAD KODIKLAT TNI-AD DAN PERSIT

IMG-20170123-WA0002 IMG-20170123-WA0007 IMG-20170123-WA0028_1485161608163 IMG-20170123-WA0029 IMG-20170123-WA0032 IMG-20170123-WA0033 IMG-20170123-WA0045

PELAKSANAAN SOSIALISASI P4GN DAN TES URIN KEPADA ANGGOTA POLTEKAD KODIKLAT TNI-AD DAN PERSIT

 

Badan Narkotika Nasional Kota Batu pada hari Senin tanggal 23 Januari 2017 telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi P4GN dan Indonesia Darurat Narkoba serta melakukan tes urin kepada anggota Poltekad Kodiklat TNI-AD dan Persit yang berjumlah 200 orang. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan Komandan Poltekad Kolonel Cpl Dwi Atmadja H. Prabawa, SE.,M,M. Dalam Sambutannya beliau mengharapkan kepada seluruh anggota Militer, PNS, dan Persit untuk mencermati dan memahami materi yang disampaikan oleh BNN Kota Batu sehingga dapat mengambil langkah yang tepat untuk menghindari bahaya penyalahgunaan Narkoba.

Kegiatan yang diadakan di gedung pertemuan Poltekad ini juga diawali dengan sambutan Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Batu AKBP Heru Cahyo Wibowo, SH.,MH. Beliau berharap agar kegiatan seperti ini akan terus berlanjut kedepannya sehingga akan semakin terbangun kedekatan antara BNN dan Poltekad Kodiklat dalam memerangi penyalahgunaan Narkoba di wilayah Kota Batu.

BNN Kota Batu juga memberikan Materi P4GN dan Indonesia Darurat Narkoba melalui Kasi P2M Kompol. Edi Hari Adi Kartika. Dalam materinya Kasi P2M menjelaskan latar belakang kenapa Indonesia dikatakan Darurat dan Perang terhadap Narkoba juga menjelaskan jenis, ciri-ciri, dan dampak Narkoba itu sendiri. Sehingga nanti diharapkan anggota Poltekad Kodiklat dapat memahami betul bahaya penyalahgunaan Narkoba.

Setelah dilakukan sosialisasi P4GN, BNN Kota Batu juga mengadakan Tes Urin yang dipimpin langsung oleh Kasi Rehabilitasi Rose Iptriwulandhani, S.Psi. Anggota yang dites urin meliputi Anggota Organik Poltekad TNI-AD dan PNS Poltekad. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan diakhiri dengan foto bersama menyuarakan “STOP NARKOBA”. BNN Kota Batu berharap agar kedepan kerja sama ini akan terus berlanjut demi menyelamatkan Kota Batu dari bahaya Penyalahgunaan Narkoba.


  • 0

BNN Kota Batu Intensif Tangani 17 Pengguna Narkoba

Category : Artikel , Home , Informasi Publik

BNN KOTA BATU – Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batu, mengunjungi salah satu pengguna narkoba, Mulyadi,25, warga Desa Sumberejo, Selasa (4/10).

Saat petugas melakukan tes urine terhadap yang bersangkutan, hasilnya negatif dari penggunaan narkoba.

“Dari hasil konseling dulunya yang bersangkutan pernah menggunakan narkoba jenis sabu selama satu tahun,” kata Kepala BNN, AKBP Heru Cahyo W, kepada MVoice, beberapa menit lalu.
Kepala BNN Kota Batu, AKBP Heru Cahyo W.(Miski) Kepala BNN Kota Batu, AKBP Heru Cahyo W.(Miski)
pak-heru

Pihaknya menyarankan berobat ke rumah sakit setempat, karena yang bersangkutan dalam kondisi sakit sesak.

Setelah kondisinya sembuh secara fisik, pihaknya baru melakukan pengecekan ulang.

“Sebagai dasar apakah yang bersangkutan perlu diberikan layanan rehabilitasi rawat jalan atau rawat inap,” jelasnya ramah.

Kepala Seksi Rehab BNN, Rose Iptriwulandhani, mengakui, saat ini ada 17 orang pengguna narkoba mendapat penanganan rawat jalan oleh Klinik Pratama BNN.

Rehabilitasi rawat jalan, tambah dia, melalui pemeriksaan urine, fisik dan delapan kali konseling pribadi serta dua kali grup terapi.

“Klinik BNN kan baru berdiri April lalu. Namun, sejauh ini kami secara intensif menangani residen tersebut. Yang dapat layanan ini berarti positif menggunakan narkoba,” papar dia.
Facebook


  • 0